MADRASAH AMAN, NYAMAN, DAN BAHAGIA TANPA BULLYING DAN KEKERASAN
Berani Peduli, Berani Melindungi, Bersama Ciptakan Madrasah Tanpa Kekerasan
MTsN 4 Padang Pariaman berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan serta kekerasan.
Setiap peserta didik memiliki hak untuk belajar, berkembang, berteman, dan berprestasi dalam lingkungan yang memberikan rasa aman dan saling menghargai.
Kenali Bullying
Bullying atau perundungan adalah perilaku menyakiti, merendahkan, mengintimidasi, atau mengganggu orang lain yang dilakukan secara berulang dan dapat memberikan dampak negatif terhadap korban.
Bullying tidak selalu berbentuk kekerasan fisik. Perkataan, tindakan sosial, maupun perilaku di dunia digital juga dapat menjadi bentuk perundungan.
Bentuk-Bentuk Bullying
1. Bullying Fisik
Tindakan yang melibatkan kekerasan atau kontak fisik yang menyakiti orang lain, seperti memukul, menendang, mendorong, mencubit, menjegal, atau tindakan fisik lainnya.
2. Bullying Verbal
Perundungan melalui perkataan, seperti menghina, mengejek, memberikan julukan yang menyakitkan, mengancam, mempermalukan, atau merendahkan orang lain.
3. Bullying Sosial
Tindakan yang bertujuan mengucilkan atau merusak hubungan sosial seseorang, seperti sengaja tidak mengajak teman dalam kelompok, menyebarkan rumor, atau membuat seseorang merasa tidak diterima.
4. Cyberbullying
Perundungan yang dilakukan melalui media digital, seperti media sosial, aplikasi pesan, atau platform lainnya. Contohnya adalah menghina, mempermalukan, mengancam, atau menyebarkan foto dan video seseorang tanpa izin.
5. Perundungan Seksual
Perilaku yang mengandung unsur seksual yang tidak diinginkan atau membuat seseorang merasa tidak nyaman, termasuk komentar, pesan, atau tindakan bernuansa seksual.
Bercanda atau Bullying?
Tidak semua candaan merupakan bullying. Namun, sebuah candaan dapat menjadi perundungan ketika membuat orang lain merasa terluka, dipermalukan, takut, atau tidak nyaman.
Sebelum bercanda, mari belajar mempertimbangkan perasaan orang lain.
Jika teman tidak nyaman, berhentilah.
Menghormati batasan orang lain adalah bagian dari sikap saling menghargai.
Dampak Bullying
Bullying bukan sekadar persoalan antara pelaku dan korban. Perundungan dapat memberikan dampak terhadap suasana belajar dan kehidupan sosial di lingkungan madrasah.
Korban perundungan dapat mengalami:
kehilangan rasa percaya diri;
merasa takut atau tidak nyaman berada di madrasah;
menarik diri dari lingkungan pertemanan;
kesulitan berkonsentrasi dalam belajar;
merasa sendirian atau tidak diterima;
mengalami tekanan emosional.
Karena itu, setiap bentuk perundungan perlu diperhatikan dan ditangani dengan serius.
Jika Mengalami Bullying
Jika kamu mengalami perundungan, ingat bahwa kamu tidak sendirian dan bullying bukan kesalahanmu.
Beberapa hal yang dapat dilakukan:
1. Tetap tenang
Hindari membalas perundungan dengan kekerasan.2. Ceritakan kepada orang yang dipercaya
Kamu dapat berbicara dengan guru, wali kelas, guru BK, orang tua, atau pihak madrasah yang dapat membantu.3. Simpan bukti
Jika perundungan terjadi melalui media digital, simpan pesan, tangkapan layar, foto, atau bukti lainnya.4. Jangan menghadapi masalah sendirian
Meminta bantuan bukan tanda kelemahan. Berani bercerita merupakan langkah untuk mendapatkan perlindungan.5. Laporkan
Sampaikan kejadian kepada pihak yang dapat membantu agar masalah dapat ditangani dengan tepat.
Jika Melihat Teman Menjadi Korban
Jangan menjadi penonton.
Ketika melihat teman mengalami perundungan, jangan ikut tertawa, merekam untuk disebarkan, atau memperkeruh keadaan.
Jadilah teman yang peduli dengan cara:
Peduli — Bantu — Laporkan
Jika situasi memungkinkan, berikan dukungan kepada korban dan segera sampaikan kepada orang dewasa yang dapat membantu.
Satu tindakan kecil dapat memberikan arti besar bagi seseorang yang sedang merasa sendirian.
5 Langkah Menjadi Teman yang Baik
01. Hargai
Hormati perbedaan fisik, kemampuan, karakter, keluarga, dan latar belakang setiap teman.
02. Dengarkan
Jika teman sedang menghadapi masalah, dengarkan dengan baik tanpa menghakimi.
03. Jangan Ikut-Ikutan
Tekanan dari teman bukan alasan untuk melakukan perundungan. Berani mengatakan tidak merupakan bentuk keberanian.
04. Berani Bersuara
Jika melihat tindakan bullying, jangan menganggapnya sebagai urusan orang lain. Tunjukkan bahwa perundungan bukan perilaku yang dapat dibenarkan.
05. Laporkan
Sampaikan kejadian kepada guru, wali kelas, guru BK, orang tua, atau pihak madrasah yang dapat memberikan bantuan.
Komitmen MTsN 4 Padang Pariaman
MTsN 4 Padang Pariaman berkomitmen untuk terus membangun lingkungan madrasah yang:
Aman
Setiap peserta didik berhak merasa aman selama berada di lingkungan madrasah.Nyaman
Seluruh warga madrasah saling menghormati dan menjaga satu sama lain.Ramah
Perbedaan bukan alasan untuk merendahkan atau mengucilkan orang lain.Inklusif
Setiap peserta didik memiliki hak untuk diterima dan memperoleh kesempatan berkembang.Bebas Kekerasan
Tidak ada tempat bagi bullying dan kekerasan di lingkungan madrasah.
Jangan Diam
Jika kamu melihat atau mengalami bullying, jangan takut untuk bercerita.
Berbicara bukan berarti mengadu.
Berbicara adalah bentuk keberanian untuk melindungi diri dan orang lain.Jika kamu membutuhkan bantuan, sampaikan kepada orang dewasa yang kamu percaya atau pihak madrasah.
Bersama Mewujudkan Madrasah yang Lebih Baik
“Jadilah alasan seseorang merasa aman berada di madrasah, bukan alasan seseorang merasa takut datang ke madrasah.”
MTsN 4 Padang Pariaman
Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia
Berani Peduli. Berani Melindungi. Berani Melapor.


